Minggu, 29 Mei 2022

Les't Join Us SMK BANJAR MANDIRI 2022/2023

 Assalam Mu'alaikum Wr.Wb

SMK Banjar Mandiri membuka penerimaan siswa baru Tahun pelajaran 2022/2023

FUL BEASISWA SAMPAI LULUS 
Alamat kampus 2 Dekat stasiun Langensari di jalan Industri

Program Jurusan : 
Asisten Keperawatan
Program Unggulan :
Tahfidz Qur'an
Desain Grafis/Multimedia
Penyaluran Kerja dalam dan Luar negeri

Program Beasiswa
1. Beasiswa Prestasi Akademik dan Non Akademik
2. Beasiswa Yatim/Piatu/Kurang mampu
3. Beasiswa Tahfidz Qur'an

 Beasiswa FUll Sampai Lulus 
1. Gratis biaya pendaftaran
2. Gratis biaya gedung
3. Gratis biaya pengembangan
3. Bebas biaya SPP selama 3 tahun
4. Gratis biaya PKL (Praktek Kerja Lapangan)
5. Gratis biaya Uji kopetesi ke ahlian ( Uji Kom)

Daftar dan Informasi hubungi :
Bpk. Nur'aen, S. Pd 081912198237 
Persyaratan :
1. Isi formulir pendaftaran
2. Fc. KTP orang tua
3. Fc. Kartu Keluarga
4. Fc. Akte
5. Fc. Ijazah SMP/MTS Bisa nyusul



Alamat kampus 2 : Jln. Industri No. 293 Langensari Kota Banjar. ( Dekat Stasiun Langensari)

Kamis, 05 Mei 2022

Selamat Hari Raya Idul Fitri - 1 Syawal 1443 H

 Assalamu'alaikum wr.wb.

Kami selaku atas nama keluarga besar SMK Banjar Mandiri. mengucapkan :


"Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1443 H"*



تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّا وَمنِْكُمْ صِيَامَنَا وَصِيَامَكُمْ,

كُلُّ عَامٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ. اَللّهُمَّ اجْعَلْنَا وَإِيَّاكُمْ مِنَ العَائدِ يْنَ وَالفَائزِيْنَ وَالمَقْبُوْلِيْنَ.


TAQOBBALALLAHU MINNA WA MINKUM BARAKALLAHU FIIKUM


*Mohon maaf lahir batin atas segala kekhilafan dan kesalahan kami*,


Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, umur yang barokah dan menjadikan kita orang yg bertaqwa & dapat bertemu lagi di bulan Ramadhan yang akan datang . 

Aamiin YRA


Wassalam. Wr.Wrb

Kamis, 31 Maret 2022

Cara Mengecek Sertifikat Vaksinasi Dosis 1, 2 & 3


Vaksinasi Booster
merupakan informasi penting yang perlu diketahui masyarakat. Mengingat sudah cukup banyak masyarakat yang kini telah menerima vaksin booster atau dosis ke-3 untuk menangkal gejala COVID-19, termasuk Omicron.

Sebagai informasi, pemerintah telah meng-kick off program vaksin booster sejak 12 Januari lalu. Adapun syarat vaksin booster yang harus dipenuhi, yaitu berusia 18 tahun ke atas dan telah menerima vaksin dosis lengkap (1 dan 2) dalam jangka waktu 6 bulan.

Nah, apabila telah memenuhi syarat tersebut, masyarakat pun bisa mendapatkan vaksin booster di tempat fasilitas kesehatan atau lainnya yang memenuhi syarat vaksin.


Cara Cek Sertifikat Vaksin Booster

Jika sudah divaksin, sertifikat vaksin booster bisa ditemukan melalui PeduliLindungi, baik melalui aplikasi dan website resminya. Lantas, bagaimana cara cek sertifikat vaksin booster? Berikut informasinya:


Cara Cek Sertifikat Vaksin Booster Melalui Aplikasi PeduliLindungi


- Buka aplikasi PeduliLindungi

- Klik menu 'Akun'

- Klik 'Sertifikat Vaksin', kemudian klik nama yang muncul. Jika sudah melakukan vaksin booster, sertifikat vaksin ke-3 akan muncul

- Klik gambar sertifikat vaksin ke-3, kemudian klik 'Unduh Sertifikat'


Cara Cek Sertifikat Vaksin Booster Melalui Website PeduliLindungi


- Buka Google atau aplikasi browser lainnya yang ada di ponsel

- Kemudian, kunjungi situs www.pedulilindungi.id

- Klik pilihan 'Log In' atau 'Register' yang terletak di pojok kanan atas

- Log in dengan akun yang dimiliki

- Klik menu 'Profil' yang berada di pojok kanan atas

- Klik 'Sertifikat Vaksin'

- Nanti, akan muncul sertifikat vaksin yang dimiliki, baik sertifikat vaksin dosis satu, dua, atau sertifikat vaksin ke-3.

-Pilih salah satu, kemudian klik 'Unduh Sertifikat'


Cara Cek Sertifikat Vaksin Booster Melalui Chatbot WhatsApp

Kementrian Kesehatan (kemenkes RI) juga resmi meluncurkan layanan pengaduan melalui nomor chatbot WhatsApp yang bisa diakses 24 jam. Pelayanan ini dikhususkan untuk mengatasi keluhan sertifikat vaksin COVID-19, status vaksinasi COVID-19, dan perbaikan informasi diri di kartu vaksin. Berikut cara cek sertifikat vaksin booster melalui chatbot WhatsApp:


- Hubungi nomor Whatsapp Kemenkes 081110500567

- Klik 'Menu Utama' pilih 'Sertifikat Vaksin'

- Pengguna akan diminta memasukkan nomor telepon yang terdaftar pada aplikasi PeduliLindungi

- Ketik 6 digit kode OTP yang telah dikirimkan pada ponsel di kolom chat

- Setelah itu, klik 'Download Sertifikat'

- Masukkan nama dan NIK yang digunakan saat mendaftar vaksinasi

- Langkah terakhir, pilih sertifikat vaksin yang akan diunduh


Apabila sudah mengikuti cara cek sertifikat vaksin booster di atas namun masih belum muncul di PeduliLindungi, masyarakat bisa mengirimkan pengaduan melalui email sertifikat@pedulilindungi.id dalam bentuk format, seperti:

Nama Lengkap, 

NIK KTP, 

Tempat, Tanggal Lahir, 

Nomor ponsel, 

Keluhan, 

Foto KTP dan selfie (swafoto) sambil memegang KTP, 

Foto kartu vaksinasi yang sudah diterima, 

Selain itu, masyarakat juga bisa membuat pengaduan melalui nomor hotline Halo Kemenkes, yaitu 500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id.

Senin, 28 Februari 2022

PPDB SMK BANJAR MANDIRI 2022


SMK Banjar Mandiri Menerima Pendaftaran Siswa Baru 2022

Jurusan :

 1. Asisten Keperawatan

2. Perbankan dan Keuangan Mikro

Di sekolah SMK BANJAR MANDIRI juga menyalurkan siswa yang setelah lulus nantinya  Ingin bekerja ke Jepang bisa terbang ke luar negeri! Buruan Join Now

Pendaftaran telah dibuka. Silahkan daftar dan hubungi kami secepatnya : 082117653092 atau 089662024925.

Alamat : jln mayjen lili kusumah no. 33 sumanding wetan kota Banjar.

Senin, 31 Januari 2022

Cek Jadwal Vaksinasi Covid-19 Booster di aplikasi PeduliLindungi.id

 


Program Vaksinasi Booster Covid -19 gratis sudah dimulai sejak hari Rabu, (12/1/2022).

Presiden Joko Widodo memastikan vaksin booster gratis ini akan diberikan kepada semua lapisan masyarakat.

Pemberian vaksin booster gratis ini dimaksudkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, mengingat Covid-19 mudah dan terus bermutasi.

Lantas, seperti apa mekanisme lengkap vaksinasi booster ?

Persyaratan vaksin booster gratis

1. Prioritas untuk usia 60 tahun ke atas

2. Prioritas untuk kelompok rentan

3. Berusia 18 tahun ke atas

4. Berada di kabupaten atau kota yang sudah memenuhi 70 persen suntikan pertama dan 60 persen dosis kedua

5. Dosis penuh telah divaksinasi, dengan jangka waktu 6 bulan setelah dosis kedua diberikan.

Dikutip dari laman kominfo.go.id, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, diperkirakan ada 244 kabupaten dan kota yang sudah memenuhi kriteria tersebut.

Selain itu, ada sekitar 21 juta sasaran vaksin booster pada Januari 2022.

Jenis vaksin ketiga atau booster yang diberikan akan ditentukan oleh petugas kesehatan berdasarkan riwayat vaksinasi dosis 1 dan 2 yang diterima, dan sesuai ketersediaan vaksin di tempat layanan.

Cek tiket dan jadwal vaksinasi booster gratis

Dihimpun dari laman sehatnegeriku.kemkes.go.id, masyarakat yang termasuk dalam kelompok prioritas penerima vaksin booster dapat mengecek tiket dan jadwal vaksinasi di laman dan aplikasi PeduliLindungi.

Tiket tersebut dapat digunakan di fasilitas kesehatan atau tempat vaksinasi terdekat pada waktu yang sudah ditentukan.

Melalui laman PeduliLindungi, masyarakat bisa mengunjungi pedulilindungi.id untuk mengecek status dan tiket vaksinasi dengan memasukkan "Nama Lengkap" dan "NIK", lalu klik periksa.

Jika melalui aplikasi PeduliLindungi, masyarakat bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Buka aplikasi PeduliLindungi

2. Masuk dengan akun yang terdaftar

3. Klik menu "Profil" dan pilih "Status Vaksinasi & Hasil Tes Covid-19"

4. Status dan jadwal vaksinasi booster akan muncul di akun

5. Untuk cek tiket vaksin, masuk ke menu "Riwayat dan Tiket Vaksin".

Jika termasuk kelompok prioritas tetapi belum mendapatkan tiket dan jadwal vaksinasi di aplikasi PeduliLindungi, Anda bisa datang langsung ke fasilitas kesehatan atau tempat vaksinasi terdekat dengan membawa KTP dan surat bukti vaksinasi dosis 1 dan 2.

Kemenkes mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan NIK dan nomor handphone milik orang lain saat mendaftar vaksinasi booster untuk menghindari kendala administrasi di kemudian hari.

Vaksinasi booster pakai vaksin apa?

Pemerintah akan memberikan vaksinasi booster dengan mempertimbangkan ketersediaan vaksin yang ada pada 2022.

Pasalnya, jenis vaksin booster akan berbeda dengan ketersediaan vaksin pada 2021.

Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan hasil riset yang dilakukan oleh para peneliti dalam negeri maupun luar negeri.

Kombinasi vaksinasi booster yang akan diberikan mulai 12 Januari 2022 sesuai dengan pertimbangan para peneliti dalam dan luar negeri, serta sudah dikonfirmasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), antara lain:

1. Untuk vaksin primer Sinovac atau vaksin dosis pertama dan kedua Sinovac, akan diberikan vaksin booster setengah dosis Pfizer atau AstraZeneca.

2. Untuk vaksin primer AstraZeneca atau vaksin dosis pertama dan kedua AstraZeneca, akan diberikan vaksin booster setengah dosis Moderna

Menkes Budi mengatakan, seluruh kombinasi vaksinasi booster sudah mendapatkan persetujuan dari BPOM dan juga rekomendasi dari ITAGI.

Kombinasi vaksinasi booster juga sudah sesuai dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), di mana pemberian vaksin booster dapat menggunakan vaksin yang sejenis atau homolog atau juga bisa vaksin yang berbeda atau heterolog.

Heterolog diartikan sebagai vaksinasi booster yang menggunakan jenis vaksin berbeda dengan dosis pertama dan dosis kedua. Sementara Homolog merupakan vaksinasi booster dengan menggunakan jenis vaksin yang sama seperti vaksinasi dosis pertama dan kedua.

Adapun vaksinasi booster akan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah seperti puskesmas, rumah sakit pemerintah, maupun rumah sakit milik pemerintah daerah.

Jumat, 31 Desember 2021

Let's Join Us SMK BANJAR MANDIRI

Pendaftaran Peserta Didik Baru

SMK BANJAR MANDIRI 2022/2023

AKREDITASI B




Program Keahlian :

1. Asisten Keperawatan

2. Perbankan & Keuangan Micro



Jadwal Pendaftaran :


Gelombang 1 : 1 Feb - 31 Maret 2021

Gelombang 2 : 5 April - 26 Mei 2021

Gelombang 3 : 7 Juni - 30 Juli 2021


TERSEDIA BEASISWA AKADEMIK dan Non AKADEMIK 


Jln. Mayjen Lili Kusumah No. 33 Sumanding Wetan Kota Banjar

Jumat, 17 Desember 2021

Virus Omicron Covid 19 Variant

Varian baru virus Corona Omicron yang memiliki nama lain B.1.1.529, kini sudah terdeteksi di beberapa negara, termasuk Indonesia.


Varian Omicron terdeteksi di Indonesia sejak tadi malam, hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin melalui Keterangan Pers pada Kamis (16/12/2021).


Virus corona varian Omicron terkonfirmasi positif menjangkit 1 pasien tanpa gejala asal Indonesia berinisial N, pekerja pembersih di RSD Wisma Atlet.


Kemenkes juga mendeteksi 5 kasus probable Omicron, dan saat ini sedang dilakukan tes genome sequencing-nya.


Ciri-ciri atau Gejala Omicron


Dikutip dari foxnews.com, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyatakan bahwa ciri-ciri gejala dari varian Omicron adalah sebagai berikut:


a. demam atau kedinginan

b. batuk

c. sesak napas atau kesulitan bernapas

d. Kelelahan

e. nyeri otot atau tubuh

f. sakit kepala

g. kehilangan rasa atau bau baru, sakit tenggorokan

h. hidung tersumbat atau pilek

i. mual atau muntah

j. diare.


Menkes juga menyampaikan agar masyarakat selalu menaati protokol kesehatan yang berlaku.


"Tidak usah khawatir, tidak usah panik, tetap kita hidup seperti biasa dan yang paling penting jaga kewaspadaan" pesan Menkes kepada seluruh warga Indonesia.


Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa masyarakat harus menjaga kewaspadaan dengan mengikuti protokol kesehatan, terutama dalam hal memakai masker dan menjaga jarak.


Ia juga menghimbau agar masyarakat juga mengurangi melakukan perjalanan ke luar negeri, hal ini dikarenakan kemungkinan penyebaran virus Omicron yang sangat cepat.


Pemerintah juga akan melakukan percepatan vaksinasi sebagai upaya pencegahannya.


Cara Pencegahan Penularan Omicron


Pihak WHO meminta negara-negara untuk melakukan hal-hal berikut sebagai langkah pencegahannya:


- meningkatkan upaya pengawasan terhadap varian SARS-CoV-2 yang beredar


- mendata secara lengkap database lonjakan penularan


- melaporkan kasus/cluster yang terinfeksi


- melakukan penyelidikan lapangan dan penilaian laboratorium untuk meningkatkan pemahaman tentang dampak potensial dari virus varian baru dan melakukan metode diagnostik, respons imun, antibodi netralisasi, atau karakteristik lain yang relevan untuk mengantisipasinya.


Selain itu masyarakat diingatkan untuk selalu mengikuti anjuran protokol kesehatan sebagai upaya mengurangi risiko penularan COVID-19.


Langkah-langkah yang dianjurkan adalah sebagai berikut:


- Menggunakan masker 

- Menjaga kebersihan tangan

- Menjaga jarak fisik minimal 1 meter dengan orang lain

- Meningkatkan ventilasi ruang dalam ruangan

- Menghindari keramaian

- melakukan vaksinasi

- ketika batuk atau bersin tutup dengan siku atau tisu yang ditekuk