Bantuan ini dialokasikan untuk periode tiga bulan (Oktober, November, dan Desember) dengan besaran Rp300.000 per bulan yang akan dicairkan sekaligus sebesar Rp900.000.
• Bocoran Syarat Penerima
Pemerintah masih merampungkan ketentuan teknisnya, namun berdasarkan acuan program serupa, kriteria utamanya meliputi:
• Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki NIK valid.
• Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.
• Pekerja dengan gaji rendah (pada periode sebelumnya dibatasi maksimal Rp3,5 juta per bulan).
• Bukan ASN, TNI, atau Polri.
• Bukan penerima bansos lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH).
Cara Pengecekan Status (Jika Aturan Resmi Sudah Terbit)
Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap tautan (link) palsu atau penipuan yang meminta data pribadi. Jika mekanisme resmi sudah dibuka, pengecekan dapat dilakukan secara mandiri melalui:
1. Aplikasi resmi Jamsostek Mobile (JMO) melalui fitur Cek Eligibilitas Bantuan Subsidi Upah.
2. Laman resmi BSU Kemnaker dengan memasukkan NIK.
3. Laman resmi BSU BPJS Ketenagakerjaan.
Selain BSU untuk pekerja, pemerintah juga menyiapkan stimulus lain berupa program pembukaan rekening bank gratis dengan saldo awal Rp50.000 serta bantuan pangan beras 10 kg.



















