Diduga dipicu insiden taksi listrik Green SM Indonesia yang tertemper KRL di perlintasan sebidang JPL 85—dekat lokasi kejadian Korban tewas insiden kecelakaan kereta KA Argo Bromo Anggrek dengan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, bertambah jadi 14 orang. Sementara korban luka tercatat sebanyak 84 orang. “Data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia.
Menurut Pasal 166 sampai dengan Pasal 171 mengenai Undang undang No. 23 Tahun 2007 mengenai Perkeretaapian, PT. KAI (Persero) bertanggung jawab terhadap penumpang jika terjadi kecelakaan dapat menyebabkan korban luka, cacat tetap, hingga kematian.
Dia menegaskan tingginya intensitas kereta anjlok merupakan bentuk krisis keselamatan transportasi di tanah air. Menurutnya ada tiga masalah utama yang seringkali menjadi pemicu kecelakaan kereta api di Indonesia yakni usia prasarana, akumulasi kerusakan sarana, dan adanya cacat prosedur operasional.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar